Arsip | Siapakah pemecah belah ummat ? RSS feed for this section

Siapakah pemecah belah ummat ?

27 Apr

Sering terdengar ucapan yng di tuduhkan kpd orang orang yng melakukan amar ma’ruf nahi munkar / mengajak kpd sunnah meninggalkan bid’ah sebagai pemecah belah umat .

Tidak tahukah mereka bahwa Allah berfirman : Dan sesungguhnya Kami telah mengutus kepada (kaum) Tsamud saudara mereka Shaleh (yang berseru): “Sembahlah Allah”. Tetapi tiba-tiba mereka (jadi) dua golongan yang bermusuhan. (an Naml: 45) .

Sebenarnya biang kerok adanya permusuhan ini, bukanlah pada dakwah yang diserukan Bukan pula pada para penyerunya , Tapi yang sebenarnya jadi masalah disini adalah mereka yang MEMUSUHI dakwah tauhid, dikarenakan mereka merasa telah DIUSIK HAWA NAFSUnya (sehingga merekapun mengobarkan api permusuhan)…

Maka mengapa engkau langsung menunjukkan jari jemarimu kepada orang- orang yang meluruskan yang bengkok ? Sedangkan yang membuat dan yang membiarkan kebengkokan lepas dari celaanmu ? Ataukah justru dirimu sendiri yang telah terusik ? sehingga engkau ingin dakwah ini dihentikan agar usikan tersebut berhenti ?

Bukankah engkau telah membaca / mendengar FirmanNya : “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu berpecah belah…” (Aali Imraan: 103)

Sangat jelas dalam ayat diatas bahwa penyebab utama terjadinya perpecahan itu adalah TIDAK BERPEGANGNYA MANUSIA diatas agama yang disyari’atkan Allah!!!

Oleh karenanya, jika kita berbicara tentang persatuan; maka yang diinginkan darinya adalah bersatu diatas agama Allah. Dan ingat; satu- satunya agama yang diakui, diterima dan diridhai Allah HANYALAH ISLAAM. Sebaliknya, hakekat perpecahan adalah menyelisihi agama Allah.

Dikarenakan banyak manusia tidak mengetahui hakekat persatuan dan perpecahan inilah… menjadikan mereka menuduh (tanpa ilmu) bahwa orang-orang yang hendak mengusahakan “persatuan” dikatakan “pemecah-belah”; sementara orang yang membiarkan kemungkaran (tetap ada), bahkan orang menyerukan kepada berbagai kemungkaran malah didiamkan dan lepas dari celaannya…

Ataukah maksud celaanmu ini untuk mempersatukan yang haq dengan yang baathil? Maka ini tidak mungkin… Karena didalam ayat dalam surat an Naml diatas pun sudah Allah katakan bahwa pengikut al haq PASTI akan BERMUSUHAN dengan pengikut kebathilan… Maka bagaimana engkau hendak “mempersatukan” orang-orang yang TELAH PASTI permusuhan antara keduanya?! Bahkan sesama AHLUL BATHIL (yang hendak bekerjasama untuk melawan ahlul haq) meski nampak “bersatu”, pada hakekatnya mereka BERPECAH BELAH.. Bahkan dengan perpecahan yang sangat!! Allah berfirman : Permusuhan antara sesama mereka adalah SANGAT HEBAT.. Kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah. (al Hasyr: 14)

Maka tinggal ada dua pilihan, – menjadikan ahlul haq memaklumi kebathilan, meninggalkan al haq, dan “bersatu dengan ahlul baathil”… – ataukah menjadikan ahlul bathil tunduk kepada al haq, dan meninggalkan kebathilannya? Adapun usaha- usaha untuk menyatukan yg haq dan yg baathil yg dilakukan kaum munaafiqiin sejak dahulu maka ini adalah termasuk bentuk kerusakan dimuka bumi yang justru mereka mengira “membuat perbaikan” (simak al baqarah: 11-12)…

Tidaklah mereka berlaku demikian, melainkan karena disebabkan mereka senantiasa berada diatas KERAGUAN, KEBIMBANGAN, serta KEBODOHAN yang amat sangat tentang agama mereka… Maka semoga Allah mempersatukan kita diatas kebenaran, menjauhkan kita dari kebathilan, serta menjauhkan kita dari kebodohan, keragu- raguan maupun kebimbangan.. Aamiin. –

abuzuhriy.com/siapakah-pemecah- belah-dan-dalang-segala- permusuhan/