Arsip | Definisi bid’ah menurut para Ulama RSS feed for this section

Definisi bid’ah menurut para Ulama

24 Apr

1- Imam Al-’Iz bin ‘Abdissalam berkata : Bid’ah adalah mengerjakan perkara yang tidak ada di masa Rasulullah . (Qowa’idul Ahkam 2/172) .

2- Imam An-Nawawi berkata : Bid’ah adalah mengada – ngadakan sesuatu yang tidak ada di masa Rasulullah (Tahdzibul Asma’ wal lugoot 3/22)

3- Imam Al-’Aini berkata : Bid’ah adalah perkara yang tidak ada asalnya dari Al-Kitab dan As-Sunnah, dan di katakan juga bid’ah adalah , menampakkan sesuatu yang tidak ada pada masa Rasulullah dan tidak ada juga di masa para sahabat . (Umdatul Qori’25/37) .

4- Ibnu ‘Asaakir berkata : Bid’ah adalah perkara- perkara yang baru dan diada- adakan baik yang baik maupun yang tercela . (Tabyiinu kadzibil muftari hal 97).

5- Al-Fairuz Abadi berkata : Bid’ah adalah perkara yang baru dalam agama setelah sempurnanya, dan di katakan juga : apa yang diada-adakan sepeninggal Nabi berupa hawa nafsu dan amalan . (Basoir dzawi At-Tamyiiz 2/231)

Dari defenisi-defenisi di atas maka secara umum dapat kita simpulkan bahwa bid’ah adalah segala perkara yang terjadi setelah Nabi, sama saja apakah perkara tersebut terpuji ataupun tercela dan sama saja apakah perkara tersebut suatu ibadah maupun perkara adat .

(dufal78.blogspot.com/2012/06/ jawaban-atas-syubhat-syubhat- para.html?m=1 )